Pengajuan KPR, Apa Syaratnya (3) – Surat Keterangan Kerja Pegawai

syarat

Terkait pekerjaan atau penghasilan, dokumen yang dibutuhkan yaitu (5) Surat Keterangan Kerja. Di dalam surat tersebut harus tertulis nama, jabatan/posisi/divisi, tanggal berapa mulai bergabung dan kata-kata “masih bekerja sampai saat ini, dst”. Kata-kata tersebut penting karena surat tersebut menunjukkan bahwa konsumen/debitur masih aktif bekerja di perusahaan tersebut pada saat pengajuan KPR. Info lain yang tidak kalah penting adalah status kepegawaian, kontrak atau tetap. Ada surat yang tertulis status kepegawaian konsumen/debitur, ada juga yang tidak.

Beberapa poin penting yang menjadi penilaian bank terhadap konsumen/debitur terkait status kepegawaian yaitu,

  1. Konsumen/debitur telah bekerja sebagai pegawai tetap selama 2 tahun atau lebih di perusahaan yang sama.
  2. Jika masa kerja di perusahaan yang sekarang belum mencapai 2 tahun, maka perlu melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan yang sebelumnya, dan jika diakumulasi masa kerjanya minimal 2 tahun atau lebih.
  3. Ada beberapa bank yang tidak menerima pengajuan KPR konsumen/debitur jika status kepegawaian konsumen/debitur adalah pegawai kontrak. Oleh karena itu, ada beberapa alternatif solusi yang bisa dilakukan. A) Mengajukan KPR ke bank-bank yang bisa menerima status pegawai kontrak. B) Jika dalam waktu dekat akan dilakukan pengangkatan sebagai pegawai tetap, maka sebaiknya menunggu pengangkatan. C) Jika memungkinkan, meminta bantuan HRD perusahaan untuk menuliskan status pegawai tetap di surat keterangan kerja. Cara ini harus didukung juga ketika pihak bank melakukan verifikasi data/dokumen via telepon. Bagian HRD harus menjelaskan bahwa konsumen/debitur adalah benar statusnya sebagai pegawai tetap. 

WA-2

Advertisements